Jumat, 08 Januari 2016

Rindu itu,adalah Aku..!!



Diks,
kita mungkin pernah bertanya-tanya dalam prasangka yang sering hadir begitu saja,tidak ada tema khusus atau garis baru yang memulainya,ia hanya hadir melintas tapi seperti melekat dalam penasaran,entah apa yang sedang  kita duga-duga,sering kita mencari celah untuk menemukan judulnya..
namun hampir rutin pula kita tidak kunjung menemukan jawabannya,kedengarannya memang lucu hanya saja memang inilah salah satu rutinitas kehidupan yang sering kita alami dan hanya berakhir dengan sia-sia.


Kita bingung tapi kita terima kehadirannya,kita kesal tapi kita lumat ia dalam pikiran,kita benci tapi tak pernah kita usir pergi.
dan sesekali kita coba menerangkan tapi kita sukar menyusun kata untuk sekedar memberi gambaran tentangnya pada teman,padahal kita tidak gugup sama sekali..ia memang lebih menyiksa dari pada tangisan yang lebih mudah terluapkan..

Pernah ada cerita,seorang anak yang berhari-hari,berminggu dan sampai berbulan-bulan tidak bicara,ia tidak gila juga tidak mati rasa,banyak melamun tapi tetap terjaga.hidup tapi seperti mati,kadang membuka mulut tapi sekedar menghela nafas lalu bungkam kembali.
ia di katakan sakit,namun tubuhnya segar dan biasa.
memang lucu,tapi sebenarnya tidak ada yang bisa di tertawakan di sini.
   Saat itu setelah di tanyai dengan sekian banyak pertanyaan,ia sedikit beranjak dari tempat berbaringnya dan pada pertanyaan terakhir ia menjawab...
Aku Rindu..!!


mungkin selama ini yang sering kita rasa dan membuat kita sukar menyusun bicara adalah ia..sejudul yang di sebut dengan Rindu..Entah bagaimana bisa ...
seperti si kecil yang sebenarnya ingin mengatakan tapi malah memilih tidak bicara untuk menjelaskan..sehingga yang lain diam dalam pertanyaan...
Memang sesuatu yang satu ini,kalau tidak mampu meminimalisirnya dalam Hati,maka akan berubah menjadi racun yang membuat syaraf-syaraf serasa mati ..Maka segalanya akan semakin terbius,kemudian hangus,kemudian terputus,kemudian Hilang..Cuuusss.....

Entah dari sudut mana,setidaknya kita bisa menempatkannya dalam keadaan yang terjaga..meskipun ia selalu memaksa hadir dengan mengiringkan insan bersamanya..sebagai penghias yang sebenarnya mengulurkan tangan membawa dalam kehinaan..
Memang Adakalanya kita akan menaruh rindu,entah pada siapa,teman,keluarga atau kerabat dekat..karena benar kita tak bisa sendiri saja,kita butuh teman menaruh Rindu..
Tapi,Setidaknya Kita bisa sabar dan tetap Istiqomah dalam Azzam yang Jauh hari sudah kita kuatkan dalam diri.
Kita akan menjaga Hati-hati kita secara kaffah,agar selalu dalam penjagaan-Nya...Dekatilah Dia..pun aku demikian..
Kita akan saling Merayu-Nya,untuk di pertemukan dengan Rindu terbaik yang ada..
Kalaupun di perjalanan nanti kita menyimpan Rindu..Ingatlah..
Bagaimanapun Nantinya..
Rindu itu,Adalah Aku...!!!